Hari yang indah, setelah peristiwa yang saya alami kemarin, pagi tadi saya dapat telpon dari adik soal ada orang ke rumah mengembalikan dompet saya yang hilang. Orang itu menitipkan ke ibu saya, dan ibu menanyakan tentang alamat dan no telpon orang tersebut. kebetulan alamat KTP saya pakai alamat rumah ibu.

KTP dan Kartu ATM yang lama dan yang baru
tadi siang saya langsung meluncur ke tempat bapak penemu dompet saya. Ceritanya bapak tersebut memiliki warung di tepi jembatan/sungai. kemarin saat dia bersih-bersih warung dan sekitarnya dia melihat dompet butut yang hampir jatuh ke sungai. Rupanya ada orang yang telah melemparnya dari jembatan dan niatnya dibuang ke sungai, tapi sungguh beruntung dompet itu terjatuh di bawah pohon jambu pinggir sungai. Bapak yang menemukan sudah hampir membuangnya, tapi karena penasaran dia membuka dompet butut itu dan dia melihat kartu ATM, KTP serta STNK yang masih berlaku semuanya. Akhirnya kebetulan tadi pagi dia lewat dekat rumah ibu dan sekalian mampir, bapak tersebut seorang pengantar susu keliling. bersyukur bahwa ternyata masih ada orang sebaik beliau. sebaliknya saya jadi yakin bahwa kemarin saya kecopetan, karena hanya orang berniat jahat yang tega melempar dompet berisi surat2 penting ke sungai.
Hikmah dari peristiwa ini adalah barangkali Allah menegur saya supaya lebih mensyukuri nikmat. yah peristiwa sederhana yang saya alami ini nilainya bukan dari berapa uang yang hilang. tapi dari sebuah “proses” yang saya jalani. ini adalah karunia dan nikmat dari Allah.
note:
- ide coret2 KTP dari sini
- saya tidak jadi buat STNK baru
- uang 400rb dlm dompet raib
zaM dari kota 



zamdesign55
zamdesign55
zamdesign55
zamdesign55
kok punya double..?
a lesson learned :)
byuh isok siok sing di golek i pak polisis iko sing KTP ne doble iku
@fahroe: mungkin mau nyoblos dua kali yah *bcanda*
btw, saya mengambil satu pelajaran berharga dari tulisan Anda… :) terima kasih
from patembe’s blog: Daftar Koleksi Shortcut Emoticons Pada Facebook Chat