Seorang web desainer muda yang memiliki semangat belajar tinggi, kelahiran tahun 1995, bertempat tinggal di Serang, Banten – Indonesia. Usianya saat ini 15 tahun, dan sedang persiapan memasuki SMA, sudah mulai menekuni dunia desain web dan grafis sejak 2009, saat Nafi masih SMP. Founder web Concrete5-ID, Nafi memakai nama hexacreative sebagai personal branding, karena cukup aktif, namanya mudah ditemui di blog / forum web desain / freelance. Berikut adalah tanya-jawab dengan Nafi melalui e-mail, marilah mengenalnya lebih dekat:

Cerita: Awal mula mengenal web desain?
Kertarikan saya terhadap web desain berawal dari orang tua yang memasang akses Internet dirumah memakai Speedy (yang sebelumnya dial-up) sekitar pertengahan tahun 2008. Saat itu saya tidak langsung menjalani web desain, ada cerita tersendiri didalamnya. Mungkin ini adalah cerita sigkatnya.
Dari pemasangan Speedy itulah saya sering mengakses internet dengan ketertarikan pertama kali dengan hal-hal yang berbau Hacking website, karena sebelum dipasangnya Speedy, saya membeli buku-buku tentang hacking (seperti buku th0r, Yogyfree, dll) dan mencobanya dengan offline dan sangat tertarik sekali. Mulai dari mencoba hack akun Friendster :D, HASH, DDoS, serta XSS saya pelajari. Kemudian saya mencari tempat berkumpulnya hacker-hacker Indonesia lainnya, untuk memperdalam pengetahuan dan pengalaman disana. Pada akhirnya saya menemukan forum bernama Xcode. Setelah sekitar 8 bulanan berdiskusi, menambah teman, pengetahuan, dan pengalaman di forum tersebut, forum X-Code sudah mulai menyusut usernya alias tidak aktif lagi (mungkin karena aktifitas masing-masing yang makin banyak). Selain itu saya juga mencoba-coba membuat akun blogspot dan membuat blog disana, masih sangat awam sekali mengenai kode html beserta isinya, serius. Isi blog saya waktu itu tidak jauh juga dari hacking.
Tahun pun berganti menjadi tahun 2009. Dari Januari hingga Maret, saya sudah tidak aktif lagi di forum tersebut, meninggalkan aktifitas hacking, dan meninggalkan blogspot (walaupun teman-teman saya meminta saya untuk mengajari mereka hack, saat itu, saya bilang saja : “Sekarang keamanan web sudah diperketat bro, jadi susah cari softwarenya dan cara untuk hack” dan itu kenyataan :D). Di bulan-bulan kekosongan tersebut aktifitas saya hanya bermain game online, bermain Facebook :p, dan sedikit mempelajari Adobe After Effects untuk motion graphic.
Lalu pada April 2009 tiba-tiba saya mempunyai ide untuk membuat warnet beserta jasa web di Serang, Banten ini. Dan orang tua saya pun menyetujui ide tersebut. Saya bersemangat sekali membuat sketsa warnet dari Google Sketchup, tata letak, komponen, perhitungan, dan sebagainya hingga saya menamakan warnet tersebut “Hexanet” (saya juga tidak tahu alasannya mengapa saya tiba-tiba menamainya “hexa”). Tetapi pada akhirnya ide warnet tersebut tidak terjadi, karena ada kebutuhan yang lebih penting dari itu. Tetapi untuk ide “jasa web”, saya tetap optimis berhasil, mengingat modalnya hanya internet kencang serta skill :DUntuk dapat mewujudkan ide tersebut saya mulai dengan melihat-lihat website jasa web di Google (awalnya saya tidak pernah mengetahui apa itu istilah freelancer). Beberapa situs jasa web menjadi rujukan bagi saya. Seperti web k Monika Tanu, web pak Andra Yogi, dan yang pertama kali saya kenal dengan freelancer adalah k Yofie Setiawan :D. Saya banyak bertanya dengan k Yofie mengenai pengetahuan dasar tentang freelancer. Kemudian (kalau tidak salah) saya diberitahu k Yofie untuk visit ke web ruangfreelance.com untuk hal-hal dasar mengenai freelancer. Bukan hanya hal dasar saja, tetapi hal-hal unik serta cerita sukses para freelancer juga banyak disana. Nah, Dari situlah saya mulai mengenal k Anggi Krisna, kak Dian Ara, pak Zam, dan lainnya dari web ruangfreelance dan mulai fokus dan mengerti sekali apa itu freelance. Dari situlah saya me re-branding, merapihkan, dan mengganti logo. Mengganti nama brand dari Hexanet menjadi “Hexacreative”. Setelah itu barulah saya mencari-cari tutorial desain web dan graphic, klien, serta freelancing serta uneg-unegnya.

Sampai kapan berniat menekuni web desain?
Mengenai hal ini, saya pernah berpikiran seperti itu “Apakah saya akan tetap menjalani bisnis web ini hingga nanti?”.
Menurut pendapat saya, sekarang zaman sudah berubah mengenai kebutuhan Internet dan website. Jika dahulu akses internet masih terbatas, nah sekarang wifi sudah ada dimana-mana dan Internet begitu mudah didapatkan. Ada Internet, pasti mayoritas membuka website. kan?Dan bagusnya, sekarang perkembangan teknologi web semakin hari semakin “harus” dibuat untuk memudahkan masyarakat umum/user. Berbagai kalangan, media, dan pemerintahan pun mendukung fitur seperti itu untuk konsumennya atau masyarakat (kita). Ini berita bagus untuk para pendevelop dan pendesain website kedepannya, karena semakin kedepan juga, seluruh perusahaan dan bisnis hampir harus membuat web untuk promosi, social media, dan layanan untuk memudahkan konsumen mereka. Jadi jangan takut kalah saingan, karena banyak di sekitar anda perusahaan/organisasi/lainnya yang masih membutuhkan website. Dan juga hampir semua gadget serta infrastruktur sekarang sudah mendukung untuk keperluan Internet dan website.
“Jadi, apakah kamu masih berminat di bidang ini Naf?” Jawabannya : Ya :D
Inspirasi dari mana/siapa?
Ada banyak orang-orang yang menginspirasi saya dalam hal website, graphic, serta freelancer. Banyak diantaranya yang dari Indonesia juga. Seperti : pak Anggi Krisna (CEO Icreativelabs), k Dian Ara (penulis), k Yofie Setiawan (YopDesign), k Richard Fang (JurusGrafis), pak Zam (ZamDesign), k Febyy Iriani Tan (Visualgroove), pak Collis Taeed (Envato), k Fabio Sasso (Abduzeedo), pak Steve Jobs (Apple), dan masih sangat banyak lagi yang tidak saya sebutkan satu persatu disini :D

Cita-cita setelah sekolah atau lulus kuliah?
Cita-cita setelah saya sekolah atau lulus kuliah adalah, membuat suatu perusahaan IT/website/startup yang besar, dan bisa menggaji orang dengan upah yang besar dan dari hasil yang halal :)
Mengapa memilih CMS Concrete5 dan WordPress?
Saya menggunakan Concrete5 dan WordPress untuk web development dan desain di Hexacreative karena kedua CMS tersebut memiliki fitur yang menurut saya tidak ada pada CMS lain. WordPress bagus dalam hal komunitas, support, serta add-onnya yang banyak serta bisa di develop untuk blogging dan ecommerce dengan mudah. Concrete5 biasanya saya gunakan untuk web portal/statis, karena fiturnya yang flexibel untuk membuat tata letak serta UI website, mudah dalam perawatan enginenya dan memiliki security yang bagus juga.
Menerima Desain Web dan Desain Cetak?
Sebenarnya Hexacreative tidak menyediakan jasa percetakan, kami hanya mendesain barang yang akan dicetak :D Untuk percetakan diserahkan kepada perusahaan percetakan :)
Hexacreative tetap menjalani bisnis desain percetakan juga. Ini dikarenakan kebutuhan desain offline harus mendapatkan perhatian, dan menurut saya kualitas desain offline/percetakan juga akan mempengaruhi kualitas suatu merk/brand

Bagaimana mengatur waktu kerja dan sekolah?
Dalam hal mengatur waktu project/usaha dengan sekolah, saya memenagement kedua waktu tersebut seperti ini. Waktu untuk mengerjakan project serta hal yang diluar sekolah, saya menggunakan hari libur atau waktu luang yang kiranya tidak saling berdekatan dan bentrok antara sekolah dan pekerjaan. Jika ada bentrok antara kedua waktu tersebut, saya harus berpikir berkali-kali untuk mendapatkan yang mana yang lebih prirotas?.
Ikut Freelancer Market?
Sudah pernah, tetapi sampai saat ini belum mendapatkan project dari freelance market *kurang mencoba dan belum beruntung* :D
Pilih bekerja sendiri atau tim?
Sekarang ini saya memilih untuk bekerja sendiri dahulu. Belum berani untuk bekerja secara tim, karena mengatur bagi hasilnya masih bingung. hehe.

Darimana mendapatkan klien?
Untuk mendapatkan klien, saya menggunakan metode social media atau internet. Metode ini sangat efektif untuk mendapatkan klien. Saya yang mencari klien, ataupun klien yang mencari saya. Dan mendapatkan klien offline biasanya juga dari social media ataupun internet.
(foto + gambar diambil dari facebook dan web hexacreative)

Waw, great interview! mudanya saja sudah begitu apalagi dewasanya nanti *mendadak merasa tua* :D
lo aja bilang gitu apalagi gue Fik hahahaa
buset gue waktu smp dulu mah maen nintendo mulu :P
btw thanks Naf dah di mention :D
hoo… saya kira navi sma atau kuliah tingkat awal… :D great…. semoga semakin handal :) jadi ngerasa tua banget saya… :D
indonesia butuh lebih banyak lagi pemuda kreatif seperti ini
Indonesia banyak anak2 kreatif… tapi sayang Indonesianya yg Agak aneh!! masii memandang sebelah mata kreatifitas anak muda…
@Nafi… salut bwat anda, smoga sukses selalu AMIINN
Wah, inspiratif sekali. Jadi pingin ikutan. udah telat nggak yah… hehe…
Nafi emang mantab, kecil-kecil cabe rawit!
Terimakasih semuanya yang sudah berkomentar disini. Semoga bisa memberi manfaat :D
Ketemu pertama di WordCamp dan ndak menyangka kalau masih 15th.. mantap….
waaaah asiik yaah pak nafi ini..haha great job, msh muda 15taun…kalaah deh gwe..mantaaap :D
Pingback: Kumpulan Tanya Jawab dengan Pekerja Web Indonesia | Toekangweb
Wah, bener2 salut semuda itu uda bisa desain web. jadi lebih semangat untuk belajar terus.
Tetap berkarya Nafi. :D
“Usianya saat ini 15 tahun” geleng2 saya….. sya aja tau internet bru kmaren sore
inspiratif banget.
ga ada lagi alasan untuk go ahead di bidang ini :)