<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Moch. Zamroni &#187; self-branding</title>
	<atom:link href="http://zam.web.id/tag/self-branding/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zam.web.id</link>
	<description>Front-end Web Developer</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Feb 2012 08:58:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Arti Online Personal Branding dengan Pendekatan Teori Branding Sakti Makki</title>
		<link>http://zam.web.id/2009/05/12/arti-online-personal-branding-dengan-pendekatan-teori-branding-sakti-makki/</link>
		<comments>http://zam.web.id/2009/05/12/arti-online-personal-branding-dengan-pendekatan-teori-branding-sakti-makki/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 May 2009 16:54:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zaM</dc:creator>
				<category><![CDATA[branding]]></category>
		<category><![CDATA[ide]]></category>
		<category><![CDATA[interview]]></category>
		<category><![CDATA[jejaring sosial]]></category>
		<category><![CDATA[makki makki]]></category>
		<category><![CDATA[online branding]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>
		<category><![CDATA[sakti makki]]></category>
		<category><![CDATA[self-branding]]></category>
		<category><![CDATA[social networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zam.web.id/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa postingan saya sebelumnya telah menyinggung soal &#8220;Branding&#8220;, tetapi saya belum pernah membahas definisi &#8220;Branding&#8221; itu sendiri. Kali ini saya mencoba menguraikan sedikit tentang &#8220;online personal branding&#8221; dengan berangkat dari Teori &#8220;Branding&#8221; menurut Sakti Makki, kutipan2 disini adalah hasil interview &#8230; <a href="http://zam.web.id/2009/05/12/arti-online-personal-branding-dengan-pendekatan-teori-branding-sakti-makki/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="cap">B</span>eberapa <a href="http://zam.web.id/2009/04/04/jangan-gonta-ganti-avatar/">postingan</a> saya <a href="http://zam.web.id/2009/04/20/update-status-microblogging-untuk-personal-branding/">sebelumnya </a>telah menyinggung soal &#8220;<a href="http://zam.web.id/tag/branding/">Branding</a>&#8220;, tetapi saya belum pernah membahas definisi &#8220;Branding&#8221; itu sendiri. Kali ini saya mencoba menguraikan sedikit tentang &#8220;online personal branding&#8221; dengan berangkat dari Teori &#8220;Branding&#8221; menurut <a href="http://desaingrafisindonesia.wordpress.com/2007/04/22/sakti-makki-bsc/">Sakti Makki</a>, kutipan2 disini adalah <a href="http://www.designer-republic.com/2008/07/fashion-branding-1.html">hasil</a> interview <a href="http://www.conceptmagz.com/">Concept Magz</a> dengan <a href="http://www.linkedin.com/pub/dir/sakti/makki,%20bsc">Sakti Makki </a>dari <a href="http://makkimakki.com/">Makki Makki</a> Branding Consultant.</p>
<blockquote><p>Menurut Sakti Makki, Branding bukan desain, bukan aplikasi, bukan visi, bukan objek, tapi sebuah proses. Dalam definisi pakar branding ini, branding sangat dinamis. Kalau dalam Matematika 2+3+4 = 9 , di branding 2+3+4 bisa saja 576.</p></blockquote>
<p>Ketika mendengar istilah &#8220;branding&#8221; seringkali yang muncul di benak kita bahwa yang disebut dengan branding itu adalah: desain, slogan, logo, merk, iklan, tagline, dll. Padahal esensi sebenarnya bukanlah itu, Semua itu hanyalah merupakan bagian dari objek, bentuk, cara dari proses branding. Jadi, branding adalah sebuah proses memperkenalkan &#8220;brand&#8221; sampai bagaimana lingkungan memberikan penilaian pada &#8220;brand&#8221; tersebut.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 430px"><img title="by Philippe Boukobza" src="http://farm4.static.flickr.com/3369/3408070830_002971a973.jpg" alt="by Philippe Boukobza" width="420" height="299" /><p class="wp-caption-text">by Philippe Boukobza</p></div>
<p>Jika kita ganti istilah &#8220;brand&#8221; dengan istilah &#8220;personal&#8221;, maka dapat ditarik kesimpulan sementara bahwa definisi sederhana &#8220;Online Personal Branding&#8221; adalah: Sebuah proses memperkenalkan diri sendiri di media online (jejaring sosial, forum, blog, mikro blog, dll) sampai lingkungan masyarakat online memberikan persepsi/penilaian khusus mengenai diri kita.</p>
<blockquote><p>“Brand and Branding merupakan satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Tidak bisa bicara Branding kalau tak ada Brand. Jadi pertanyaannya, branding ini dikategorikan sebagai kata benda atau sebagai kata kerja. Brand menurut kami kata benda, bahasa Inggrisnya <strong>It</strong>, sedangkan branding adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan brand yang sifatnya aktif. Proses Branding terdiri dari tiga hal : Behaviour, Expression dan Communication”</p></blockquote>
<p><span id="more-84"></span>Jika proses branding terdiri dari tiga hal diatas, maka proses online personal branding kira-kira adalah seperti ini:</p>
<ol>
<li>Behaviour (attitude / tingkah laku / perilaku / kepribadian), segala sesuatu yang berhubungan dengan proses pembentukan dan pengenalan kepribadian kita di media online, misalnya bisa melalui postingan blog sendiri atau sekedar ikut memberi balasan, menyumbang pemikiran dari postingan blog orang lain.</li>
<li>Expression (ungkapan / perasaan / ekspresi), segala sesuatu yang berhubungan dengan emosi kita, bagaimana perasaan kita atas masalah-masalah yang sedang kita hadapi atau bagaimana perasaan kita atas peristiwa yang terjadi di lingkungan kita. misalnya hal ini mudah kita temui di beberapa status update, dalam postingan-postingan singkat mikro blog terlihat berbagai macam ungkapan / perasaan blogger: mulai dari harapan, pujian, doa, sampai kegelisahan, amarah dan umpatan.</li>
<li>Communication (komunikasi), jika telah terjadi respon, komentar, atau balasan dari dua hal yang telah kita lakukan diatas, contoh sederhananya seperti komentar dari postingan status update atau blog yang telah kita buat.</li>
</ol>
<p>Dari tiga hal tersebut setidaknya publik akhirnya memiliki persepsi tentang identitas diri kita, siapa kita?, apa profesi kita?, apa saja hal-hal yang kita suka?, apa  saja hal-hal yang kita bisa lakukan?, dan lain-lain</p>
<blockquote><p>Karena itu, branding oleh Sakti, entah produk, entah servisnya, dimanusiakan. “Air kalau sudah jadi VIT, Ades, atau AQUA, jadi beda, dimanusiakan. Kalau sudah jadi manusia, pasti terdiri dari tiga unsur tadi. Mana mungkin manusia punya perilaku tapi tidak berekspresi. Tak mungkin berekspresi tapi tidak berbicara. Itu merupakan satu kesatuan proses yang inherent. Proses ini datang dari spiritnya, rohnya, jati dirinya – yang terdiri dari banyak komponen. Dia bukan jati diri yang pasif, diam, melainkan terus-menerus menghidupi dirinya sendiri. Sama seperti manusia. Kalau Roh-nya di ambil, ya mati.</p></blockquote>
<p>Contoh soal minuman kemasan diatas cukup sederhana dan menarik, secara esensi VIT, Ades, dan AQUA adalah sama-sama air putih, tetapi branding lah yang membuat masyarakat memiliki persepsi masing-masing atas merk tersebut. Salah satu yang bisa membuat perbedaan tersebut adalah kekhususan masing-masing. Karena itu dalam online personal branding perlu kita pikirkan secara lebih khusus, apa keahlian kita?, adakah hal berbeda dan menarik yang bisa kita kenalkan? dll dan itu semua bersifat dinamis seiring waktu berjalan, sebuah proses yang perlu dilakukan terus-menerus</p>
<blockquote><p>Jadi, branding berarti me’roh’kan sesuatu hingga jadi hidup. Branding berarti segala sesuatu yang dilakukan oleh brand dalam rangka mencari perhatian atau mendapatkan perhatian dari lingkungannya. Manusia kan tak bisa hidup sendirian. Kehidupan brand ditentukan oleh bagaimana lingkungannya membangun persepsi tentang brand yang dimaksud. AQUA kalau dibiarkan di pabrik – tidak dikasih liat, dia tidak eksis, karena tidak pernah mendapat pengakuan dari publik. Pengakuan di sini maksudnya bukan diterima atau tidak, tapi belum pernah terekspos kepada audience.</p></blockquote>
<p>Perlu saya ulangi dan tekankan dari kutipan terakhir ini bahwa <strong><em>Branding berarti segala sesuatu yang dilakukan oleh brand dalam rangka mencari perhatian atau mendapatkan perhatian dari lingkungannya.</em> </strong> Dan itu berarti Online Personal Branding adalah segala sesuatu yang kita lakukan dala rangka mencari perhatian dari lingkungan online.</p>
<p>Maka tidak heran jika para blogger rata-rata bangga menganggap dirinya narsis, tidak 100% salah tetapi alangkah lebih baik jika sifat narsis tersebut kita aplikasikan dalam hal narsis portfolio, narsis artikel, narsis karya tulis, narsis desain, bukan sekedar narsis foto :)</p>
<p>Semoga bermanfaat!</p>
<p><strong>Beberapa postingan lainnya soal branding dan online personal branding:</strong></p>
<ol>
<li><a href="http://www.gsn-soeki.com/wouw/a000215.php">Membangun Personal Branding Online</a></li>
<li><a href="http://www.ruangfreelance.com/2008/09/bagaimana-mempromosikan-dirimu-lewat-social-networking-site/">Bagaimana Mempromosikan Dirimu Lewat Social Networking Site</a></li>
<li> <a title="Permanent Link to Personal Branding diri dengan social media" rel="bookmark" href="http://www.ruangfreelance.com/2009/05/personal-branding-diri-dengan-social-media/">Personal Branding diri dengan social media</a></li>
<li> <a style="cursor: pointer;" title="Personal Branding di semesta internet" href="http://richardfang.com/personal-branding-di-semesta-internet/">Personal Branding di semesta internet</a></li>
<li><a class="judulpost" href="http://www.virtual.co.id/blog/internet-marketing/berhadiah-apa-bedanya-marketing-public-relations-advertising-dan-branding/">Berhadiah: Apa Bedanya Marketing, Public Relations, Advertising dan Branding?</a></li>
<li> <a title="Permanent Link: 10 Kiat Personal Branding Lewat Blogging" rel="bookmark" href="http://romisatriawahono.net/2008/11/24/10-kiat-personal-branding-lewat-blogging/">10 Kiat Personal Branding Lewat Blogging</a></li>
<li> <a href="http://www.buat.web.id/blog/2009/04/18/personal-branding-melalui-blog/">Personal Branding Melalui Blog</a></li>
<li> <a title="Permanent Link to Seberapa Efektif Membangun Personal Brand Lewat Blog? (1)" rel="bookmark" href="http://ariefmaulana.com/2009/03/seberapa-efektif-membangun-personal-brand-lewat-blog-1/">Seberapa Efektif Membangun Personal Brand Lewat Blog? (1)</a></li>
<li> <a title="Permanent Link to Seberapa Efektif Membangun Personal Brand Lewat Blog? (2)" rel="bookmark" href="http://ariefmaulana.com/2009/03/seberapa-efektif-membangun-personal-brand-lewat-blog-2/">Seberapa Efektif Membangun Personal Brand Lewat Blog? (2)</a></li>
<li> <a href="http://erryricardo.blogspot.com/2009/02/personal-branding.html">Formula Membangun Personal Brand Anda</a></li>
<li>dan lain-lain silahkan googling :)</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zam.web.id/2009/05/12/arti-online-personal-branding-dengan-pendekatan-teori-branding-sakti-makki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Microblogging / Status Update untuk Personal Branding</title>
		<link>http://zam.web.id/2009/04/20/update-status-microblogging-untuk-personal-branding/</link>
		<comments>http://zam.web.id/2009/04/20/update-status-microblogging-untuk-personal-branding/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 17:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zaM</dc:creator>
				<category><![CDATA[branding]]></category>
		<category><![CDATA[140 karakter]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogspot]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[flickr]]></category>
		<category><![CDATA[friendfeed]]></category>
		<category><![CDATA[friendster]]></category>
		<category><![CDATA[hi5]]></category>
		<category><![CDATA[jaiku]]></category>
		<category><![CDATA[koprol]]></category>
		<category><![CDATA[linkedin]]></category>
		<category><![CDATA[micro-blog]]></category>
		<category><![CDATA[Microblogging]]></category>
		<category><![CDATA[multiply]]></category>
		<category><![CDATA[myspace]]></category>
		<category><![CDATA[plaxo]]></category>
		<category><![CDATA[plurk]]></category>
		<category><![CDATA[self-branding]]></category>
		<category><![CDATA[Status Update]]></category>
		<category><![CDATA[tumblelog]]></category>
		<category><![CDATA[tumblr]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zam.web.id/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Dalam perkembangannya pada akhirnya blog telah membentuk trend baru bernama micro-blog, sebuah bentuk lain dari blog yang menjadi jawaban untuk para blogger jika ingin memposting pesan-pesan singkat (140 karakter) karena mungkin tidak sempat membuat tulisan panjang juga tidak ingin hiatus &#8230; <a href="http://zam.web.id/2009/04/20/update-status-microblogging-untuk-personal-branding/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="cap">D</span>alam perkembangannya pada akhirnya blog telah membentuk trend baru bernama micro-blog, sebuah bentuk lain dari blog yang menjadi jawaban untuk para blogger jika ingin memposting pesan-pesan singkat (140 karakter) karena mungkin tidak sempat membuat tulisan panjang juga tidak ingin hiatus terlalu lama. Pada awalnya semua fasilitas micro-blog adalah sama dengan fasilitas blog, misalnya selain bisa posting text juga bisa posting, foto, video, audio, quote, link, dll. namun dalam perkembangannya fasilitas micro-blog punya spesifikasi yang berbeda dengan fasilitas blog secara umum (misalnya wordpress dan blogspot).</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 430px"><img title="twitter" src="http://farm4.static.flickr.com/3657/3339988684_c5c0de0289.jpg" alt="by Francesc Esteve" width="420" /><p class="wp-caption-text">by Francesc Esteve</p></div>
<p>Fasilitas penyedia micro-blog berkembang semakin ramai, misalnya seperti twitter, plurk, jaiku, koprol, tumblelog/tumblr, dll bahkan hampir seluruh situs jejaring sosial/jaringan pertemanan kini menyediakan layanan ini lewat label &#8220;status update&#8221; misalnya seperti di facebook, friendster, friendfeed, linkedin, myspace, multiply, hi5, plaxo, flickr dll (pasti bingung jika menyebutkan satu-satu). Kemampuannya berintegrasi dengan berbagai social networking inilah yag menjadi pembeda jelas antara micro-blog dengan blog. Lalu apakah bisa microblog untuk personal branding? berikut beberapa tips/catatan yang mungkin bisa jadikan sedikit pertimbangan:</p>
<ol>
<li>buat postingan yang menunjukkan apa pekerjaan/aktifitas kita, hal ini menjadi salah satu bentuk pengenalan kita kepada publik. misalnya:<br />
<blockquote><p>Telah report file ke 51, sebuah massive project XHTML/CSS dari total sekitar 69 page frontend dan 38 page backend, fiuh!</p></blockquote>
</li>
<p><span id="more-114"></span></p>
<li>ajak pembaca untuk terlibat dalam setiap proses pekerjaan kita. misalnya:<br />
<blockquote><p>Lagi meet&#8217;n dg manajemen Bakpo Telo Lawang (Doddy Wirawan)</p></blockquote>
</li>
<li>kadang harus menyempatkan membalas beberapa komentar, supaya tidak dikira sombong</li>
<li>berusaha rutin untuk membalas postingan microblog teman-teman seprofesi agar selalu terjalin kontak dalam jaringan pekerjaan yang sama</li>
<li>sekali waktu memberikan perlakuan khusus untuk para pembaca loyal terhadap tulisan kita, misalnya dengan menulis di dindingnya (facebook)</li>
<li>usahakan memiliki akun yang banyak di berbagai layanan micro-blog / social network, minimal pilih yang popular, karena setiap layanan memiliki komunitasnya sendiri.</li>
<li>menghemat waktu dengan sekali posting langsung ke berbagai layanan micro-blog tanpa harus login satu-persatu misalnya bisa menggunakan ping.fm atau helloTXT</li>
<li>jangan terlalu sering update status, karena kadang pembaca akan mengabaikan status yang terlalu sering berlalu, sehingga mereka tidak bisa membedakan mana postingan yang penting dan yang tidak (junk/spam)</li>
<li>ikutilah apa tema yang ramai dibicarakan di internet sekarang, lalu tulislah, misalnya:<br />
<blockquote><p>Detikinet: Pembuat grup &#8216;Say No To Mega&#8217; di jejaring sosial Facebook bisa diancam penjara 1 tahun dan denda Rp 24 juta. Pembuat grup ini bisa dijerat pasal 270 Undang Undang (UU) Pemilu</p></blockquote>
</li>
<li>jika kita sedang mengikuti event (seminar, pertunjukan musik dll) tidak ada salahnya untuk berbagi dengan teman-teman dengan mempostingnya secara live di microblog (via HP atau semacamnya) misalnya:<br />
<blockquote><p>seru juga ternyata, penonton #javajazz dari anak sd sampai nenek2 (ndorokakung)</p></blockquote>
</li>
<li>kadang kita akan menulis beberapa postingan dalam satu tema yang sama. Saat seperti inilah kita memerlukan blog konvensional untuk merangkai berbagai peristiwa di micro-blog menjadi sebuah artikel beberapa paragraf.</li>
</ol>
<p>Beberapa tips/catatan di atas mungkin tidak secara langsung berhubungan dengan personal branding, namun beberapa poin yang perlu ditekankan adalah perbanyak postingan yang mengenalkan pada pembaca: apa pekerjaan kita, dimana spesialisasi kita, bagaimana proses pekerjaan kita, selain itu kita masih perlu memposting hal-hal di luar pekerjaan, misalnya yang sedang ramai dibicarakan, untuk memperbanyak rate pembaca. semoga bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zam.web.id/2009/04/20/update-status-microblogging-untuk-personal-branding/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Avatar Untuk Personal Branding</title>
		<link>http://zam.web.id/2009/04/04/jangan-gonta-ganti-avatar/</link>
		<comments>http://zam.web.id/2009/04/04/jangan-gonta-ganti-avatar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 17:30:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zaM</dc:creator>
				<category><![CDATA[branding]]></category>
		<category><![CDATA[avatar]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[favicon]]></category>
		<category><![CDATA[gravatar]]></category>
		<category><![CDATA[icon]]></category>
		<category><![CDATA[jejaring social]]></category>
		<category><![CDATA[plurk]]></category>
		<category><![CDATA[self-branding]]></category>
		<category><![CDATA[social networking]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zam.web.id/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Postingan ini berkenanan dalam tema &#8220;Personal Branding&#8221; di dunia online khususnya di website jejaring sosial (social networking) era web 2.0, nantinya saya berencana membuat postingan dengan tema yang sama di lain waktu. Semoga bermanfaat. Pasti tidak asing dengan istilah &#8220;avatar&#8221;, &#8230; <a href="http://zam.web.id/2009/04/04/jangan-gonta-ganti-avatar/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="cap">P</span>ostingan ini berkenanan dalam tema &#8220;Personal Branding&#8221; di dunia online khususnya di website jejaring sosial (social networking) era web 2.0, nantinya saya berencana membuat postingan dengan tema yang sama di lain waktu. Semoga bermanfaat.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 460px"><img title="by: jared @ flickr" src="http://farm3.static.flickr.com/2076/1545620972_f6d93d3699.jpg" alt="by: jared @ flickr" width="450" /><p class="wp-caption-text">by: jared @ flickr</p></div>
<p>Pasti tidak asing dengan istilah &#8220;avatar&#8221;, karena hari ini hampir di semua situs jejaring sosial (facebook, twitter, plurk, koprol, multiply, wordpress, blogspot, ym, friendster, dll) apapun jenisnya selalu menampilkan profil picture untuk pemilik account, yah di wikipedia secara sederhana avatar bisa didefinisikan sebagai representasi grafik dari pengguna Internet. Berikut adalah beberapa catatan tentang pentingnya avatar untuk personal branding:</p>
<ol>
<li> media online adalah media komunikasi dimana pesan didominasi oleh text dan gambar, dengan text dan gambarlah kita bisa berkomunikasi, kita bisa dikenal oleh orang lain.</li>
<li> untuk orang yg belum pernah bertemu kita secara langsung, mereka memiliki image tentang kita dari avatar kita, jika 10 kali kita berganti avatar maka 10 kali pula orang merubah image nya tentang kita.</li>
<li>kita pasti sulit register username yang sama di berbagai situs jejaring sosial, namun kita bisa pasang avatar yang sama diberbagai situs tersebut.</li>
<li>semakin lama kita memakai avatar yang sama, maka semakin kuat image orang lain tentang kita melalui avatar tersebut.<span id="more-101"></span></li>
<li>kita bisa memakai foto kita jika ingin melakukan personal branding, atau bisa juga memakai logo buatan sendiri untuk membranding usaha/jasa kita (jualan).</li>
<li>pilihlah karakter yang khas, unik, beda agar mudah diingat</li>
<li>untuk orang sudah mengenal kita tapi sudah lama tidak pernah bertemu (misalnya teman SD) dengan adanya avatar lebi memudahkan mengenal kita, tanpa harus membaca detail profil atau galeri foto</li>
<li>untuk yang suka gonta-ganti avatar, sebaiknya memiliki 1-2 avatar utama yang dijadikan sebagai avatar default, dan sebaiknya dipakai lebih sering</li>
<li>setidaknya siapkan avatar yg sama dengan beberapa ukuran standart misalnya 16&#215;16 pixel (untuk favicon), 32&#215;32 pixel,  64&#215;64 pixel,  128&#215;128 pixel, dan 256&#215;256 pixel.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zam.web.id/2009/04/04/jangan-gonta-ganti-avatar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Cairkan/Ambil Uang Western Union lewat Kantor Pos</title>
		<link>http://zam.web.id/2009/03/22/cara-cairkanambil-uang-western-union-lewat-kantor-pos/</link>
		<comments>http://zam.web.id/2009/03/22/cara-cairkanambil-uang-western-union-lewat-kantor-pos/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 17:01:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zaM</dc:creator>
				<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[dinar]]></category>
		<category><![CDATA[freelance]]></category>
		<category><![CDATA[kantor pos]]></category>
		<category><![CDATA[ktp]]></category>
		<category><![CDATA[kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[self-branding]]></category>
		<category><![CDATA[tki]]></category>
		<category><![CDATA[tkw]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[western union]]></category>
		<category><![CDATA[wu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zam.web.id/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Rejeki ini saya dapatkan belum lewat satu bulan, tepatnya tanggal 5/3/2009. saya sempat posting di facebook, twitter, plurk, dan lain-lain. Yah, terus terang postingan ini terinspirasi dari postingan teman, karena tidak ada camera maka saya scan saja :). Mungkin bagi &#8230; <a href="http://zam.web.id/2009/03/22/cara-cairkanambil-uang-western-union-lewat-kantor-pos/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="cap">R</span>ejeki ini saya dapatkan belum lewat satu bulan, tepatnya tanggal 5/3/2009. saya sempat posting di <a href="http://profile.to/zamdesign">facebook</a>, <a href="http://twitter.com/zamdesign/status/1283384939">twitter</a>, <a href="http://www.plurk.com/p/icxkp">plurk</a>, dan <a href="http://hellotxt.com/user/zamdesign/bwFGRh">lain-lain</a>. Yah, terus terang postingan ini terinspirasi dari <a href="http://nurudin.jauhari.net/seberapa-pantaskah-kau-untuk-kutunggu.jsp">postingan teman</a>, karena tidak ada camera maka saya scan saja :). Mungkin bagi teman-teman nilai transferan nya tidak seberapa, namun paling tidak ini adalah sebuah hal yang bisa memberi saya motivasi bahwa selalu ada peluang kerja online di internet.<br />
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 450px"><img title="Blangko Penerimaan Uang Western Union via Kantor Pos" src="http://farm4.static.flickr.com/3568/3372387741_bcc4e51ec3.jpg" alt="Blangko Penerimaan Uang Western Union via Kantor Pos" width="440" /><p class="wp-caption-text">Blangko Penerimaan Uang Western Union via Kantor Pos</p></div><br />
Dan social networking seperti <a href="http://profile.to/zamdesign">facebook</a>, <a href="http://friendster.com/zamdesign">friendster</a>, dll kalau bisa disikapi maka kita bisa ambil manfaatnya. Jadi setelah melakukan self-branding lewat beberapa layanan web 2.0 tentang <a href="http://zam.web.id">saya</a> bisa <a href="http://zamdesign.web.id">mengerjakan web</a> dan bla bla bla, ternyata membuahkan hasil, ada seorang <a href="http://didats.net">teman dari kuwait</a> yang memberikan order :D. Setelah pekerjaan selesai dia mengirim uang Dinar Kuwait lewat Western Union dan berubah jadi Rupiah setelah sampai di Indonesia.<span id="more-72"></span><br />
Kita bisa mencairkan lewat kantor pos, sebenarnya bisa melalui bank2 yang melayani WU. tapi saya pikir lebih enak saja di kantor pos, Caranya cukup simpel kita hanya perlu menyiapkan KTP asli dan 1 fotocopy-an KTP tsb. setelah itu kita ambil blangko penarikan uang yang tersedia. Kita isi nama, alamat (sesuai KTP), no telpon penerima selanjutnya isi juga nama, no telpon, asal negara pengirim. terus kita isi juga no KTP dan no transfer / Money Transfer Control Number (MTCN). terakhir kita isi besarnya uang yang kita terima/ambil dalam rupiah. Semua data harus sama persis dengan KTP. Udah itu saja kita sudah bisa ambil uangnya tanpa bayar apa-apa. yah tentunya perlu antri bersama bapak2 ibu2 mas2 mbak2 yang mau ambil/mengirim uang dari/ke saudara/anak/orang tua yang sebagain besar adalah TKI di luar negeri sana.<br />
Itulah cerita singkat nya, makanya betapa <a href="http://zam.web.id/2009/03/20/ktp-dan-kartu-atm-yang-hilang-telah-ada-penggantinya/">berartinya KTP</a> itu, ternyata selain ATM, <a href="http://zam.web.id/2009/03/21/saya-punya-ktp-dan-kartu-atm-double/">KTP juga bisa</a> menjadi senjata untuk menerima uang, misalnya contoh diatas. juga bisa untuk ambil di bank di sertai buku tabungan tentunya. Semoga bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zam.web.id/2009/03/22/cara-cairkanambil-uang-western-union-lewat-kantor-pos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

